Jumat, 29 Juli 2016

29 juli

Dulu sewaktu saya masih sekolah saya juga punya yg namanya teman. Kami begitu dekat. Ku pikir semua juga akan berjalan baik saja sampai waktu yg dulu belum pernah aku tentukan. Tapi sekarang, begitu bergantinya waktu bertambahnya usia semua berjalan tak seperti yg aku harapkan dulu.
Dulu itu begitu indah, persahabatan ku seperti tak dapat terpecahkan walau ombak menabak batu karang. Namun apa dayaku yg juga hanya manusia, mereka yg dulu kusebut teman juga manusia. Mereka sekarang mungkin sudah mempunyai pikiran yg berbeda denganku. Dan kemudian aku berpikir kembali, memang ini sudah jalannya. Dimana usia dan kedewasaan akan mulai membentuk kepribadian, dan menunjukkan jalan bahwa pada akhirnya teman yg paling dibutuhkan hanyalah teman hidup. Teman saat jatuh dan bangkit, teman saat susah dan sedih. Teman yg akan selalu menemani setiap hari bahkan detik. Teman yg akan selalu mencintai dan menyayangiku dengan tulus hatinya.
Terimakasih, teman yg dulu pernah ku kenal bahkan hingga sekarang.
😊😊😊

Tidak ada komentar:

Posting Komentar